Langsung ke konten utama

Krisis Budaya di Indonesia serta Solusinya

Kali ini saya akan memberikan penjelasan tentang krisi budaya di indonesia beserta solusi untuk mengatasinya ....

Budaya masyarakat Indonesia dewasa ini telah mengalami krisis jika dibandingkan dengan budaya masyarakat Indonesia jaman dulu. Masyarakat Indonesia saat ini cenderung tidak mencintai budaya dalam negeri sendiri, lebih senang menggunakan produk-produk impor sebagai gaya hidup sehari-hari, dan parahnya lagi sistem birokrasi yang dibumbui oleh budaya korupsi. Hal ini terlihat dari semakin maraknya produk impor yang masuk di Indonesia, sedangkan produk-produk lokal di pusat perbelanjaan semakin sedikit. Begitu pun dengan sistem pemerintahan yang ada sekarang, korupsi seperti sudah menjadi “pelengkap” dalam birokrasi pemerintahan.  Dengan adanya distorsi budaya seperti ini, kelak bangsa Indonesia tidak akan pernah maju, bahkan mungkin mengalami kemunduran. Ini telah terbukti, bandingkan Indonesia dengan Malaysia sekitar tahun 1990an, Indonesia jauh lebih maju daripada Malaysia. Sedangkan sekarang apa yang terjadi? Malaysia lebih maju dibandingkan bangsa tercinta kita ini, Indonesia.
Akibat meningkatnya penggunaan radio dan televisi, maka musik-musik pop yang paling mutakhir dengan cepat menyebar ke seluruh penjuru dunia. Di Indonesia, rakyat di pedesaan maupun di gunung-gunung, sudah tidak asing lagi dengan radio. Telah menjadi hal yang biasa bila anak-anak desa terpencil dapat mendendangkan lagu-lagu pop dari artis-artis di seluruh penjuru dunia, apalagy skarang didukung dengan mudahnya jaringan internet di lingkungan masyarakat. 

Di bidang busana, Levi’s telah menjadi kegemaran anak-anak muda maupun dewasa, pria maupun wanita, di kota maupun di desa. Sementara itu kaum elite dan kelas menengah, agar kelihatan modern, lebih menyukai busana Barat. Bila kita perhatikan film-film Indonesia, yang berkebaya atau bersarung, hampir selalu berperan sebagai orang yang rendah derajatnya, yang bodoh, yang dari kampung atau udik, dan yang kolot.
Di pihak lain wajah-wajah Indo banyak diincar untuk dijadikan bintang-bintang iklan dan film. Pesatnya kemajuan benda-benda siar: film, televisi, majalah, surat kabar, kalender, dan sebagainya yang bersifat peraga ikut melambungkan remaja kita yang bertampang Indo. Terdapat indikasi banyak digunakannya nama-nama atau istilah asing untuk gedung-gedung atau merk dagang. Masyarakat dari kelas menengah ke atas, supaya kelihatan modern atau pandai, banyak menggunakan istilah asing dalam pembicaraan, ceramah atau pidato. Juga adanya rasa bangga atau kagum akan segala sesuatu yang buatan (product) luar negeri, misalnya pakaian, sepatu, parfum, bahkan pendidikan luar negeri. Kentucky Fried Chicken dianggap lebih bersih, bergizi, modern dari pada ayam goreng Ny Suharti. Ini semua belum tentu benar, karena pendidikan luar negeri juga tergantung di universitas mana dan ayam goreng dengan cara tradisional yang biasanya menggunakan ayam kampung jauh lebih sehat. Masyarakat menganggap bahwa apa saja yang diasosiasikan dengan luar negeri selalu memperoleh kepercayaan yang lebih besar. Sekolah-sekolah dan universitas-universitas di Indonesia berlomba-lomba menunjukkan ke publik bahwa mereka bekerja sama dengan lembaga pendidikan di luar negeri agar menarik calon siswa dan mahasiswa serta orang tua mereka. Sebagian anggota masyarakat, bahkan beberapa pemimpin negara berkembang, berpendapat bahwa mereka dapat mengusahakan kemajuan/modernisasi dengan cara Barat, sekaligus mempertahankan kebudayaan asli mereka.
Betapa banyaknya nilai-nilai budaya bangsa kita yang runtuh selama ini. Sekarang sudah banyak diantara kita yang berpikir, beranggapan serta menentukan tujuan hidup dengan kerangka baru. Kerangk-akerangka baru dan tujuan hidup kita timbul antara lain sebagai akibat masuknya modal asing, industrialisasi, dan sebagainya. Sekarang marilah kita perhatikan tempat-tempat rekreasi mewah dan pusat-pusat hiburan. Walaupun di tengah krisis ekonomi, lantai dansa di kelab-kelab malam, di hotelhotel internasional maupun di diskotik-diskotik penuh sesak, sekalipun untuk menikmati hiburan itu harus mengeluarkan biaya yang tidak sedikit. Sementara itu, iklan-iklan minuman bir dan rokok yang ber-merk asing yang setiap hari ditayangkan di televisi, menggambarkan pola-pola gaya hidup dunia Barat yang merasuki remaja-remaja kita. Orang tidak malu, bahkan bangga dapat atau mampu membeli karcis untuk menyaksikan pertunjukan telanjang. Contoh-contoh di atas menunjukkan, di tengah krisis ekonomi bukan saja terjadi pergeseran nilai-nilai di Indonesia, tetapi juga begitu eratnya dengan konsumerisme.

Faktor-faktor penyebab terjadinya krisis budaya di Indonesia:
a)      Globalisasi dan modernisasi yang sangat pesat masuk ke dalam lingkungan kehidupan mayarakat.
b)      Masuknya budaya asing ke indonesia.
c)      Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi di masyarakat.
d)     Munculnya kebiasaan konsumerisme dan materialisme.


Solusi saya untuk mengatasi krisis budaya di indonesia adalah melestarikan budaya-budaya negara kita sendiri agar tidak hilang. Contohnya seperti tarian,makanan khas,baju daerah,dan sebagainya. Karena budaya yang kita punya dapat mencerminkan kepribadian bangsa kita yaitu Indonesia. Kita juga bisa membuat film tentang budaya indonesia tentu saja film yang mencermikan Indonesia. Kita juga bisa membatasi budaya-budaya asing yang masuk ke indonesia contohnya seperti musik-musih barat dan pakaian-pakaian eropa yang sekarang ini mulai masuk kedalam indonesia

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Point Penting Untuk membangun Design Website

1. LAYOUT Layout sebuah situs web hendaklah mempertimbangkan letak penyusunan elemen-elemen desain yang memudahkan pembaca untuk mencerna aliran informasi. Perhatikan hierarki dan keseimbangan layout secara keseluruhan. Susunan paling umum adalah atas-bawah-kiri-kanan. Tips: Buat susunan atau aliran informasi yang mudah diikuti oleh mata pembaca.  Susun elemen berdasarkan skala prioritas dari paling penting → penting → kurang penting.  Sebagian besar orang terbiasa membaca dari kiri ke kanan, maka letakkan main post di sebelah kiri sedangkan sidebar di sebelah kanan.  Perhatikan pula keseimbangan susunan elemen desain. 2. JENIS HURUF Prinsip memilih huruf untuk web (web fonts) agak berbeda dengan ketika memilih huruf untuk materi cetak seperti brosur, pamflet, buku, atau materi cetak lainnya. Sebab ketika membaca di layar, mata manusia lebih cepat lelah daripada ketika membaca di atas kertas. Berikut beberapa hal yang harus diperhatikan ketik...
Digital Theory : theorizing New Media Di era globalisasi ini, tidak dapat dipungkiri lagi, sedikit orang atau mungkin malah lebih banyak tepatnya, menggunakan teknologi digital dalam beberapa hal. Apa sebabnya? Pada kesempatan kali ini, saya akan “sedikit mencoba” menjelaskan tentang teknologi digital. Sebenarnya apa sih Digital itu? Dari Wikipedia Indonesia, didapat Digital berasal dari kata Digitus , dalam Bahasa Yunani berarti jari jemari. Apabila kita hitung jari jemari orang dewasa, maka berjumlah sepuluh (10). Nilai sepuluh tersebut terdiri dari 2 radix, yaitu 1 dan 0, oleh karena itu Digital merupakan penggambaran dari suatu keadaan bilangan yang terdiri dari angka 0 dan 1 atau off dan on (bilangan biner). Semua sistem komputer menggunakan sistem digital sebagai basis datanya. Dapat disebut juga dengan istilah Bit ( Binary Digit ). Dalam Wikipedia juga disebutkan, adanya keterkaitan digital dengan konsep Yin dan Yang. Jika system digital menunjuk pada angka 1, mak...

Pengantar Komputasi Modern

A.   Komputasi Komputasi sebetulnya bisa diartikan sebagai cara untuk menemukan pemecahan masalah dari data input dengan menggunakan suatu algoritme . Hal ini ialah apa yang disebut dengan teori komputasi , suatu sub-bidang dari ilmu komputer dan matematika . Selama ribuan tahun, perhitungan dan komputasi umumnya dilakukan dengan menggunakan pena dan kertas , atau kapur dan batu tulis, atau dikerjakan secara mental, kadang-kadang dengan bantuan suatu tabel. Namun sekarang, kebanyakan komputasi telah dilakukan dengan menggunakan komputer .  Secara umum iIlmu komputasi adalah bidang ilmu yang mempunyai perhatian pada penyusunan model matematika dan teknik penyelesaian numerik serta penggunaan komputer untuk menganalisis dan memecahkan masalah-masalah ilmu (sains). Dalam penggunaan praktis, biasanya berupa penerapan simulasi komputer atau berbagai bentuk komputasi lainnya untuk menyelesaikan masalah-masalah dalam berbagai bidang keilmuan, tetapi dalam perkem...